Jangan banyak alasan
Saya mempunyai seorang teman yang sikap dan perilaku sehari harinya selalu saja mencari alasan dan menyalahkan orang lain. Banyak sekali alasan yang diungkapkannya. Bila saya memberinya masukan atau pendapat, selalu saja alasan yang keluar dari mulutnya. Bila saya mengajaknya untuk take suatu peluang, lagi lagi alasan dan alasan yang ada.
Apakah hal ini ssudah membudaya dalam masyarakat kita. Pernahkan anda menemui seseorang seperti ini?
Blame, excuse dan Justify. Mungkin anda pernah mendengar istilah istilah ini?
Blame yaitu menyalahkan orang lain. Ketidakberhasilannya terhadap sesuatu selalu dilontarkan kepada kesalahan orang lain. Padahal hal itu sebenarnya ialah masalahnya sendiri. Apabila ia gagal orang lain ia salahkan bukannya instrospeksi diri.
Sifat Blame ini mungkin sudah mulai banyak membudaya dalam lingkungan kita sehari hari. Contoh kecil, ada seseorang yang tersandung batu ketika ia sedang berjalan. lalu ia tersandung dan akhirnya menyalahkan orang lain yang meletakkan batu itu disana. Mengapa ia menyalahkan orang lain, bukannya dirinya sendiri yang tidak hati hati dalam berjalan?
Tidak naik gaji, perusahaan tempat bekerja yang disalahkan. Tidak punya uang, temannya yang disalahkan. Memang orang lain bertangguang jawab terhadap kita? ingat bahwa anda sendirilah yang harus bertanggung jawab terhadap diri anda sendiri. Orang lain punya kesibukan dan tanggung jawabnya masing masing, so mengapa kita menyalahkan mereka?
Excuse yaitu alasan. Banyak sekali alasan yang dilontarkannya. Yang inilah, yang itulah … banyak sekali alasannya. Mereka tidak tahu bahwa sikap excusenya itulah yang menghambat nya menuju kesuksesan. Ciri orang orang sukses yaitu mereka selalu mencari cara/jalan, bukan mencari alasan. bedakan itu.
Justify yaitu pembenaran. Pembenaran secara negatif. Pernah anda mendengar hal seperti ini. “pantas saja ia pintar, wajar anak orang kaya, jadi sekolahnya bagus”…. atau “ya wajar saja ia sukses, khan ia berasal dari keluarga miskin, jadi daya juangnya kuat”…..
banyak tidak orang yang miskin dan pintar?, atau orang yang sukses tapi dulunya dari golongan yang biasa biasa saja?…. banyak juga khan?…
So, intinya ialah bahwa untuk menjadi sukses dan berhasil kita harus memiliki pola pikir yang jauh dari Blame, Excuse dan justify, karena hal hal itu sudah mulai banyak kita jumpai dalam pergaulan dan lingkungan kita sehari hari.
jadi hati hatilah apabila anda menemui seseorang yang mempunyai sifat seperti ini….
Artikel lainnya:















wisnu asmoro
| July 9th, 2010 at 12:11 AM #
makasih mas buat masukannya.,.,., bner kata mas stiap orang yg mau sukses itu harus fokus pada hal yg dituju .,.,,.